News

JCI Eksplor Masa Depan Bisnis Maklon Kosmetik Bersama PT Mash Moshem Indonesia

JCI Eksplor Masa Depan Bisnis Maklon Kosmetik Bersama PT Mash Moshem Indonesia

Tulungagung — Junior Chamber International (JCI) East Jave menghadiri Exclusive Business & Factory Visit yang diselenggarakan oleh PT Mash Moshem Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat dialog dan kolaborasi antara komunitas bisnis dan pelaku industri manufaktur kosmetik. Kegiatan ini diikuti oleh anggota JCI dari berbagai latar belakang profesional dan menjadi ruang pembelajaran strategis mengenai industri kecantikan dari sisi manufaktur.

 

Melalui inisiatif ini, JCI menegaskan perannya sebagai organisasi global yang aktif mendorong pengembangan kepemimpinan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui kolaborasi nyata dengan sektor industri.

Mempertemukan Komunitas Bisnis dengan Industri Manufaktur Kosmetik

 

JCI memandang industri kosmetik sebagai sektor strategis dengan peluang kolaborasi yang luas. Kunjungan ke PT Mash Moshem Indonesia memberi gambaran langsung tentang peran manufaktur dalam mendukung pertumbuhan brand kosmetik.

 

Executive Vice President Business and Entrepreneurship JCI, Jessica Edina, menyampaikan, “Kami merasa terhormat dapat berkunjung ke PT Mash Moshem Indonesia sebagai manufaktur kosmetik kebanggaan Indonesia, dan berharap kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang berkesan bagi para peserta.

 

Sejalan dengan hal tersebut, CEO PT Mash Moshem Indonesia, Scorpi Filia, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi nilai utama bisnis perusahaan ke depan. “Yang kita punya dari tahun 2025 dan akan tetap kita bawa di tahun 2026 adalah collaboration over competition,” ujarnya. 

Factory Visit: Transparansi Proses dan Standar Industri

 

Sebagai bagian utama kegiatan, JCI mengajak seluruh peserta mengikuti factory visit di fasilitas produksi PT Mash Moshem Indonesia. Peserta dapat melihat langsung proses manufaktur kosmetik, mulai dari proses produksi, prototype product, pengembangan formula hingga quality control.

 

Kegiatan ini mendorong pemahaman industri yang komprehensif, sekaligus menegaskan pentingnya transparansi, standar kualitas, dan kepatuhan regulasi dalam membangun kepercayaan pasar.

 

Sesi DIY Parfum: Pengalaman Industri yang Interaktif dan Edukatif

 

Selain factory visit, JCI juga mengikuti sesi DIY pembuatan parfum yang melibatkan seluruh peserta. Dalam sesi ini, peserta berpartisipasi langsung dalam proses peracikan parfum di mini laboratory PT Mash Moshem Indonesia dengan pendampingan tenaga profesional.

 

Seluruh peserta menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap berupa hair cap, sarung tangan, dan apron, sebagai bagian dari edukasi mengenai standar higienitas dan keselamatan kerja di industri kosmetik. Sesi ini menjadi pengalaman interaktif yang memberikan pemahaman praktis tentang kompleksitas proses produksi produk kecantikan.

 

Membaca Masa Depan Industri Kosmetik Bersama Helmy Yahya

 

Dalam undangan Exclusive Business & Factory Visit PT Mash Moshem Indonesia, JCI juga mengikuti sesi seminar bertema Economic Outlook 2026 bersama Helmy Yahya. Sesi ini membahas arah perkembangan industri ke depan, khususnya peluang dan keuntungan bisnis kosmetik bagi pelaku usaha yang memanfaatkan jasa maklon.

 

Dalam paparannya, Helmy menjelaskan tentang perkembangan industri, khususnya kosmetik serta cara mengembangkan strategi pemasarannya. Disampaikan pula bahwa penggunaan jasa maklon kosmetik memungkinkan brand owner untuk lebih fokus pada pengembangan brand, pemasaran, dan inovasi, tanpa harus terbebani investasi besar pada fasilitas produksi dan pengelolaan regulasi.

 

Model bisnis ini dinilai lebih adaptif terhadap perubahan pasar, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha untuk melakukan scale up secara lebih cepat. Dengan dukungan manufaktur yang memiliki standar dan pengalaman, brand kosmetik dapat mempercepat waktu peluncuran produk serta meminimalkan risiko operasional.

 

Kolaborasi sebagai Fondasi Ekosistem Bisnis Berkelanjutan

 

JCI menilai kolaborasi dengan PT Mash Moshem Indonesia sebagai contoh sinergi antara komunitas global dan pelaku industri nasional. Nilai kolaborasi lintas sektor, termasuk antara komunitas, manufaktur, dan pelaku bisnis, dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan ini, JCI berharap dapat terus memperluas ruang kolaborasi strategis yang mendorong pertumbuhan bisnis, peningkatan kapasitas anggota, serta kontribusi nyata terhadap penguatan industri di Indonesia.